Tentang Departemen

P4210078

Aktifitas pertanian sebagian besar dipengaruhi oleh perubahan variabel cuaca. Misalnya, ketersediaan air yang disediakan oleh curah hujan menentukan tanaman musim tanam dan waktu tanam sementara suhu menentukan durasi musim tanam dari tanaman. Semua variabel cuaca berinteraksi satu sama lain untuk menentukan pertumbuhan tanaman dan karena hasil nya. Untuk alasan ini, program studi Meteorologi di bawah Institut Pertanian Bogor dirancang untuk mendukung pertanian. pengembangan lebih lanjut, isu pemanasan global yang mengarah ke perubahan iklim dan dampaknya selama beberapa dekade terakhir telah membuat meteorologi dan klimatologi menjadi subyek secara signifikan penting.dalam berbagai penelitian di daerah-daerah, nasional dan internasional.

Program Magister di Agroklimatologi didirikan pada tahun 1978 di bawah Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Program sarjana ini dikembangkan lebih lanjut untuk program gelar doktor pada tahun 1989. Kemudian, program sarjana di bawah 'Agrometeorologi' didirikan pada tahun 1979 di bawah Departemen Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pertanian. Pada tahun 1981, Departemen Ilmu Pengetahuan Alam diubah menjadi Departemen Geofisika dan Meteorologi di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Program sarjana Agrometeorologi berganti nama Meteorologi pada tahun 1999 dan kemudian ke Meteorologi Terapan pada tahun 2005, sedangkan program Pascasarjana dari Agroklimatologi diubah menjadi Klimatologi Terapan di tahun akademik 2007. Kedua program masih di bawah Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Saat ini (2009), sekitar 450 alumni dari Agrometeorologi  telah lulus sejak tahun 1982. Departemen Geofisika dan Meteorologi terdiri dari empat lbagian penelitian, yaitu (1) Meteorologi (2) Klimatologi, (3) Hidrometeorologi (4) Agrometeorologi.

VISI
Menjadi Departemen Geofisika dan Meteorologi yang terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kompetensi akademik dan riset bertaraf Internasional pada tahun 2025.

MISI

Misi Departemen GEOMET sebagai unit pengelola program studi Doktor KLI:

  • Menyelenggarakan Program Sarjana Meteorologi Terapan dan Program Pascasarjana Klimatologi Terapan dengan kompetensi lulusan tertinggi di bidangnya
  • Menentukan arah pengembangan sains dan inovasi teknologi dalam memanfaatkan dan mengelola sumberdaya alam dan lingkungan, khususnya cuaca dan iklim serta interaksinya
  • Menggalang kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan melalui pendekatan ilmu dan teknologi

TUJUAN

Misi Departemen GEOMET sebagai unit pengelola program studi Doktor KLI:

  • Menghasilkan lulusan yang bermoral dan profesional dalam bidang meteorologi dan klimatologi sehingga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya atmosfer serta interaksinya.
  • Mengembangkan atmosfer akademik yang optimal dalam mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas riset bidang keilmuan meteorologi dan klimatologi serta pemanfaatannya secara luas

PROGRAM STUDI

S1 Meteorologi Terapan  | S2 Klimatologi Terapan  | S3 Klimatologi Terapan

Kurikulum Peminatan Iklim dan Pembangunan S3

PENGANTAR

Perubahan iklim menghadirkan tantangan yang signifikan dan kompleks bagi pembangunan berkelanjutan. Upaya untuk mengintegrasikan pengelolaan risiko dan manfaat perubahan iklim ke dalam proses pembangunan telah berkembang menjadi sebuah agenda edukasi, peneltian dan kebijakan. Upaya mitigasi diarahkan untuk menekan emisi gas-gas rumah kaca dijalankan untuk membatasi laju perubahan iklim pada level yang bisa ditolerir oleh sistem kehidupan di bumi. Adaptasi , dilakukan melalui peningkatan kapasitas adaptasi kelompok masyarakat, lingkungan biofisik, dan sektor pembangunan yang rentan agar mampu mengatasi dampak perubahan iklim. Upaya ini disertai dengan pengusahaan dan pemanfaatan sumberdaya alam yang memiliki dasar kuat dan rencana yang baik sehingga meminimalkan persoalan sosial, ekonomi dan lingkungan.

KOMPETENSI

Lulusan peminatan iklim dan pembangunan secara strategis dan kritis mampu memberikan analisis dan alternatif kebijakan pembangunan yang mempertimbangkan kesinambungan manfaat sumberdaya alam.

Kode

Mata Kuliah

SKS

Semester

Mata Kuliah Pilihan Kompetensi Pendukung (Minimum 11 SKS, 27.5%)

GFM630

Mitigasi Perubahan Iklim

3(3-0)

Genap

GFM624

Dampak, Kerentanan dan Adaptasi Perubahan Iklim

3(2-3)

Genap

GFM701

Iklim dan Peradaban Manusia

3(3-0)

Genap

EKO624

Ekonomi Pembangunan

3(2-3)

Ganjil

EKO633

Ekonomi Politik

3(3-0)

Ganjil

ESL521

Ekonomi Sumberdaya Alam

3(3-0)

Ganjil

ESL731

Ekonomi Lingkungan Lanjut

3(3-0)

Ganjil

PSL611

Analisis Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan

2(2-0)

Ganjil

GFM700

Topik Khusus

3(0-3)

Genap/Ganjil

Jumlah SKS Program Doktor (minimum)

45

 

< Kembali

Kurikulum Peminatan Agroklimatologi S3

PENGANTAR

Agroklimatologi membahas interaksi iklim dan sistem pertanian dalam arti luas; dengan kajian lebih terfokus pada respons biologis tanaman, ternak, serangga, dan penyakit terhadap variasi temporal dan spasial kondisi iklim, yang dipengaruhi variabiltas dan perubahan iklim. Dalam peminatan Agroklimatologi dibahas beragam teori, aplikasi, dan model yang menjelaskan mekanisme interaksi bioklimatologis untuk mendukung pemanfaatan data dan informasi iklim bagi pengelolaan sistem pertanian yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan. (Climate Smart Agriculture)

KOMPETENSI

Lulusan yang memiliki kemampuan analisis data dan informasi iklim untuk mendukung pengembangan sistem pertanian cerdas iklim (Climate Smart Agriculture) 

BERLAKU MULAI TA 2015 / 2016

Kode

Mata Kuliah

SKS

Semester

Mata Kuliah Pilihan Kompetensi Pendukung (Minimum 9 SKS, 20%)

GFM626

Modifikasi Iklim dan Cuaca

3(3-0)

Genap

GFM731

Analisis Sistem Hidrologi Lanjut

3(2-3)

Genap

GFM640

Interaksi antara Iklim / Cuaca dan Tanaman

3(3-0)

Ganjil

GFM641

Model Simulasi Pertanian Lanjut

3(2-3)

Genap

GFM643

Pengaruh Iklim / Cuaca terhadap Produksi Ternak

2(2-0)

Ganjil

AGH621

Ekofisiologi Tanaman Tropika

3(2-3)

Ganjil

GFM700

Topik Khusus

3(0-3)

Genap/Ganjil

Jumlah SKS Program Doktor (minimum)

45

 

< Kembali

Kurikulum Peminatan Pemodelan Klimatologi S3

PENGANTAR

klim bumi adalah sebuah sistem kompleks, dikendalikan oleh sejumlah faktor eksternal dan internal yang saling berinteraksi secara dinamis dan non-linear.Di dalamnya tercakup proses dan fenomena berdimensi spasial berukuran molekuler (10─7 m)  hingga berukuran planetary (107 m), berdimensi temporal kurang dari satu detik hingga lebih dari jutaan tahun. Karakteristik yang demikian menyebabkan pemodelan klimatologi merupakan cara yang sangat penting untuk memahami, menganalisis dan memproyeksikan iklim secara obyektif.  Dalam pemodelan ini, sistem iklim dirumuskan sebagai fungsi matematik berdasarkan prinsip-prinsip fundamental fisika, kimia dan biologi.

KOMPETENSI

Lulusan yang memiliki landasan  pengetahuan kuat tentang sistem iklim bumi, mampu menganalisis iklim dengan pendekatan diagnosis dan prognosis secara numerik, serta mampu mengembangkan ilmu dan aplikasi klimatologi untuk kemajuan bangsa dan kemanusiaan.

BERLAKU MULAI  TA 2015 / 2016

Kode

Mata Kuliah

SKS

Semester

Mata Kuliah Pilihan Kompetensi Pendukung (Minimum 9 SKS, 20 %)

GFM731

Analisis Sistem Hidrologi Lanjut

3(2-3)

Genap

GFM629

Analisis Perubahan Iklim Global

3(2-3)

Genap

GFM721

Meteorologi Pencemaran Udara

3(2-3)

Genap

GFM623

Pemodelan Iklim

3(2-3)

Genap

ITK723

Dinamika Fluida Geofisik

3(3-0)

Ganjil

TSL650

Pemodelan Geospasial

3(3-0)

Ganjil

GFM700

Topik Khusus

3(0-3)

Genap/Ganjil

Jumlah SKS Program Doktor (minimum)

45

 

< Kembali

Kurikulum Peminatan Iklim dan Pembangunan S2

PENGANTAR

Perubahan iklim menghadirkan tantangan yang signifikan dan kompleks bagi pembangunan berkelanjutan. Upaya untuk mengintegrasikan pengelolaan risiko dan manfaat perubahan iklim ke dalam proses pembangunan telah berkembang menjadi sebuah agenda edukasi, peneltian dan kebijakan. Upaya mitigasi diarahkan untuk menekan emisi gas-gas rumah kaca dijalankan untuk membatasi laju perubahan iklim pada level yang bisa ditolerir oleh sistem kehidupan di bumi.  Adaptasi , dilakukan melalui peningkatan kapasitas adaptasi kelompok masyarakat, lingkungan biofisik, dan sektor pembangunan yang rentan agar mampu mengatasi dampak perubahan iklim. Upaya ini disertai dengan pengusahaan dan pemanfaatan sumberdaya alam yang memiliki dasar kuat dan rencana yang baik sehingga meminimalkan persoalan sosial, ekonomi dan lingkungan.

KOMPETENSI

Lulusan peminatan iklim dan pembangunan secara strategis dan kritis mampu memberikan analisis dan alternatif kebijakan pembangunan yang mempertimbangkan kesinambungan manfaat sumberdaya alam.

BERLAKU MULAI  TA 2015 / 2016

Kode

Mata Kuliah

SKS

Semester

Mata Kuliah Pilihan Kompetensi Pendukung (Minimum 11 SKS, 29%)

GFM624

Dampak, Kerentanan dan Adaptasi Perubahan Iklim

3(2-3)

Genap

GFM621

Analisis Risiko dan Peluang Iklim

3(2-3)

Ganjil

GFM628

Kebijakan Iklim

3(2-3)

Ganjil

EKO628

Ekonomi Pembangunan

3(2-3)

Genap

ESL632

Valuasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan

3(3-0)

Ganjil

ESL655

Ekonomi Politik Sumberdaya Alam dan Lingkungan

3(3-0)

Ganjil

PSL641

Metode Kuantitaif untuk Kebijakan Lingkungan

3(2-3)

Ganjil

PWD639

Perencanaan Tata Ruang

3(3-0)

Ganjil

GFM600

Topik Khusus

2(2-0)

Ganjil/Genap

Jumlah SKS Program Magister (minimum)

39

 

< Kembali