Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB Jalin kerjasama dengan PPKS

mouppksgeomet(19/12/2016) Departemen Geofisika dan Meteorologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menandatangani nota kesepahaman tentang kerjasama di bidang penelitian bersama dalam bidang agroklimatologi atau agrometeorologi khususnya yang terkait dengan pengelolaan, pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit yang lestari, Selasa (13/12), di Auditaorium FMIPA IPB, Kampus IPB Darmaga Bogor. Acara dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema “Pengelolaan Kelapa Sawit yang Lestari”, yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa IPB.

Dekan FMIPA IPB, Dr. Sri Nurdiati menyambut baik kerjasama ini. Dikatakannya, IPB sebagai perguruan tinggi pertanian terbesar di Indonesia senantiasa berusaha memajukan segala lini, terutama bidang pertanian.

Dr. Sri mengatakan Indonesia sebagai negara dengan luasan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dan telah menjadi pemain utama dalam bisnis ini, tetapi realitanya banyak menghadapi tekanan terutama karena diragukan komitmennya di bidang sustainable. Maka dengan adanya komitmen dari perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk menerapkan Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO)  secara konsisten, diharapkan Indonesia memiliki industri kelapa sawit yang ramah dan lestari, yang ditunjang sistem pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumberdaya secara efisien dan melakukan upaya tanggung jawab sosial dengan baik.

Ketua Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB, Dr. Tania June menjelaskan tujuan pengelolaan kelapa sawit yang lestari adalah adanya pelatihan bersama tentang kelapa sawit, peningkatan wireless di masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya memproduksi minyak sawit yang lestari, mendukung komitmen Indonesia dalam pelestarian sumberdaya alam dan fungsi lingkungan hidup, dan memposisikan pembangunan kelapa sawit berkelanjutan sebagai bagian integral dari pembangunan ekonomi.

Sementara, Ketua PPKS Dr. Hasril Hasan Siregar menyampaikan, PPKS sangat beruntung dapat melakukan kerjasama dengan IPB. Dalam kuliah umumnya, Dr. Hasril mengangkat tema tentang pengelolaan kelapa sawit yang lestari. Dimana pada dasarnya pengelolaan kelapa sawit yang lestari dapat diterapkan dengan baik dengan resep paling mujarab dalam menangkal gangguan sosial adalah dukungan mayoritas masyarakat di sekitar lokasi perkebunan yang merasa eksistensi perkebunan ini memberikan nilai manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya. “Kondisi ini bisa dicapai manakala sejak awal masyarakat merasa dilibatkan dalam pembangunan. Interaksi budaya menghasilkan suasana harmoni dan menumbuhkan rasa saling percaya, serta didukung realisasi program peningkatan kesejahteraan secara bertahap dan berkesinambungan,” ujarnya (sumber : ipbmag.ipb.ac.id)